Prius Makin ‘Dijauhi’ Konsumen, Ini Jurus yang Disiapkan Toyota


LOS ANGELES (DP) – Untuk segmen mobil hybrid, Toyota Prius adalah pionirnya. Tapi seiring rendahnya harga minyak dunia dan beralihnya minat konsumen terhadap jenis kendaraan SUV dan crossover, geliat Prius pun semakin lemah.

Toyota pun melihat gejala ini dengan memperkenalkan Prius model 2019 dengan dibekali all-wheel drive system di ajang Los Angeles Auto Show 2018 lalu. Model anyar yang tak mengalami ubahan desain ini juga ditambahkan satu motor listrik untuk menggerakkan roda belakang pada kecepatan hingga 69 km/jam.

Toyota berharap penambahan fitur ini dapat mendongkrak penjualan Prius di Amerika Serikat sebesar 25 persen. Fitur all-wheel drive system juga diharapkan dapat menggoda konsumen yang menyukai crossover. Selain itu, fitur anyar ini juga ampuh untuk melibas jalan bersalju.

Meski harapannya fitur all-wheel drive system dapat mendongkrak penjualan Prius, tapi faktanya model sedan seperti ini semakin dijauhi konsumen. Buktinya, pada 2014, Toyota berhasil menjual Priys lebih dari 200.000 unit per tahun di AS. Tapi tahun lalu, Prius hanya terjual 108.661 unit.

Baca juga:  All New Toyota Corolla Altis Hybrid Meluncur 12/9, Anda Mau Beli?

Toyota bukannya berdiam diri melihat kondisi ini. Raksasa otomotif Jepang ini disebut-sebut tengah mempertimbangkan melakukan perubahan besar untuk Prius generasi baru.

Kepada The Detroit Bureau, salah satu petinggi Toyota, Koichi Kaneko, mengatakan pihaknya harus memikirkan bagaimana memisahkan Prius generasi baru dari jajaran model Toyota lainnya.

Namun ia tak yakin Prius harus bertransisi menjadi mobil listrik murni atau fuel cell, karena itu akan membuat Prius menjadi lebih mahal harganya

Kaneko menyebut Toyota perlu menemukan arah baru untuk Prius generasi baru. Itu artinya, Prius berpotensi mengalami perubahan besar menjadi model crossover atau menambahkan varian crossover pada keluarga Prius.

Jika itu dilakukan, diyakini akan menjadi langkah cerdas Toyota, karena model crossover RAV4 Hybrid mulai kebanjiran pembeli dan diyakini akan menjadi model hybrid terlaris Toyota di Negeri Paman Sam. [DP/TGH]